Berita Umum

Kaban Bapenda, Tidak Ada Informasi Tentang Kurang Bermanfaat Tapping Box

Admin
Kaban Bapenda, Tidak Ada Informasi Tentang Kurang Bermanfaat Tapping Box

Arosuka, Bapenda - Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Solok, Hendriyanto, SE, membantah informasi tentang alat Tapping Box yang kurang dimanfaatkan restoran di Kabupaten Solok.



Tidak semua orang tahu apa itu Tapping Box merupakan kotak penyadapan dan tidak akan ada kecurangan atau tidak di manfaatkan, tegasnya.



Karena,  Tapping Box dikenal sebagai alat berbentuk kotak hitam agak memanjang, ditempatkan di setiap kasir. Contoh di Kabupaten Solok di pasang di Restoran dan Masih dalam Uji coba.



Substansinya adalah tapping box yang baru diuji coba di beberapa restoran. Ini tidak lebih dalam rangka evaluasi sistem dan aplikasi yang akan diterapkan. Tidak ada hal lain di luar itu,” tegasnya.



Alat tersebut di uji coba untuk mencatat transaksi dan membandingkan total jumlah transaksi atas harta wajib pajak dengan jumlah pajak daerah yang dibayarkan oleh pemilik usaha.



Sedangkan Tujuan pemasangan  atau uji Caba Tapping Box adalah salah satu cara pemerintah demi menghindari kebocoran pajak daerah akibat kecurangan yang dilakukan oleh oknum.



Sebab, cara kerja tapping box dalam memantau pajak adalah dengan mengirimkan langsung data transaksi penjualan beserta jumlah pajaknya ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), jelas Kaban.



Data dari tapping box adalah pembanding yang akan digunakan pemerintah pada laporan wajib pajak setiap bulannya, tukuknya.



Tapping box tentu tidak ditujukan untuk mempersulit atau merugikan pelaku usaha karena pajak yang mereka setorkan ditanggung oleh konsumen, jelas Kaban.



Dengan demikian, peran pelaku usaha hanyalah sebagai penyalur pajak yang telah diterima dari konsumen ke kas negara dan tapping box bisa mempermudah tugas tersebut.



Harapannya, penggunaan tapping box adalah salah satu cara meningkatkan transparansi dalam penerimaan pajak daerah. *****

#Tapping #Box