Arosuka, Bapenda - Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Solok kembali mengikuti gotong royong (goro) massal sebagai langkah percepatan pemulihan dampak bencana banjir yang melanda Kecamatan Jujung Sirih.
Goro yang di ikuti oleh Badan Pendapatan Daerah digelar pada Jum'at, 30 Januari 2026 dan juga melibatkan ratusan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Pramuka Kabupaten Solok serta ASN Pemkab Solok.

Kepala Badan Pendapatan Daerah, Hendriyanto, mengatakan goro bersama ini digelar karena banyaknya tumpukan sampah yang masih memenuhi kawasan permukiman masyarakat maupun lahan pertanian terutama sawah.
“Banjir membawa begitu banyak material kayu dan pasir ke pemukiman warga dan lahan sawah. Goro ini kita lakukan untuk mempercepat pembersihan dan membantu masyarakat yang terdampak,” kata Kaban Bapenda di lokasi Goro, junjung Sirih, Jum'at, 30 Januari 2026.

Dalam kegiatan ini, lebih dari 500 anggota Pramuka, PGRI Kabupaten Solok yang melakukan pembersihan di wilayah Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih.
“Kita berharap bantuan dari Pramuka dan PGRI ini bisa mempercepat proses pemulihan, terutama di kawasan permukiman yang terdampak,” tambah Kaban
Hen, berharap kolaborasi antara Pramuka, ASN dan PGRI dapat mempercepat proses pemulihan dan memulihkan kembali aktivitas masyarakat pascabencana.

Pemerintah berterima kasih kepada masyarakat sekitar yang ikut mendukung kegiatan goro, tambah Kaban. *******