Arosuka, Bapenda - Dalam era digital saat ini, teknologi telah menjadi kunci utama dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan pajak daerah. Teknologi tidak hanya menawarkan kemudahan tetapi juga memberikan potensi besar untuk meningkatkan pendapatan dari pajak daerah secara signifikan.
Hal tesebut disampaikan oleh Kepala Bapenda Kabupaten Solok, Hendriyanto, SE, saat Rapat Staf, di ruang rapat Bapenda, Arosuka, Selasa, 21 April 2026.
Karena itu, tambah Hendriyanto, Bapenda melakukan Inovasi dalam meningkatkan pendapatan pajak daerah yaitu Sistem Informasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten (SIPADUKA) Solok.
Dalam SIPADUKA Solok yang bekerjasama dengan Bank Nagari, pajak daerah tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendapatan bagi pemerintah daerah, tetapi juga sebagai instrumen untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, tambah Kaban.
SIPADUKA dalam sistem pemungutan dan pengelolaan pajak daerah sangat dibutuhkan karena terintegrasi dengan Ollin Bank Nagari yang dapat meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi, tukuk Kaban
SIPADUKA tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah disepakati secara global, kata Kaban.
Kaban melanjutkan, SIPADUKA wajib pajak dapat membayar pajak secara langsung, memantau status kewajiban pajaknya, dan menerima bukti pembayaran secara real-time.
SIPADUKA tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi wajib pajak, tetapi juga memungkinkan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengawasan dan meningkatkan kepatuhan pajak, jelas Kaban.
Tujuan dari Aplikasi SIPADUKA tambah Henriyanto, tersedianya Data Base Pajak Daerah secara online dan tersedianya semua Fitur Pajak daerah pada aplikasi Ollin Bank Nagari.

Fungsional Pranata Komputer Ahli Pertama Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Solok, Ali Yunda Noverma Hakim, S.Kom, M. Eng, menambahkan, pelaksanaan program sinergi SIPADUKA Solok pada Ollin Bank Nagari akan memberikan kemudahan akses bagi wajib pajak.
SIPADUKA meminimalkan risiko kesalahan manusia serta menutup celah potensi kebocoran dana di lapangan, sehingga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih terjamin, kata Yunda.
Sedangkan dampak yang paling dirasakan oleh Wajib Pajak adalah efisiensi waktu, di mana tidak perlu lagi datang langsung ke bank karena seluruh jenis pajak dapat dibayarkan melalui Aplikasi Ollin Bank Nagari.****