Arosuka, Bapenda - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Solok menurunkan tim ke nagari dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap capaian pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kinerja pemungutan pajak berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, tim Bapenda bekerja sama dengan para pejabat terkait serta pemerintah nagari. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk mengoptimalkan pemungutan pajak, namun juga memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses pelaksanaannya.
“Kegiatan ini menjadi penting untuk memastikan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Dengan monitoring yang cermat, diharapkan capaian pemungutan PBB P2 dapat terus ditingkatkan dari tahun ke tahun,” ungkap PTK Bapenda, Evri Yanti, Rabu, 13 Mei 2026.

Melalui kegiatan monev ini, diperoleh berbagai data dan temuan penting di masing-masing nagari. Antara lain terkait permasalahan terhadap SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang) yang telah dibagikan, progres capaian PBB P2, serta sejumlah permasalahan Nomor Objek Pajak (NOP), seperti NOP yang tercatat ganda, NOP yang terkait dengan fasilitas umum, dan NOP yang tidak memiliki objek pajak yang jelas.
Kepala Bidang PBB-P2 Dan BPHTB Bapenda Kabupaten Solok, Femil Yanto, menyampaikan bahwa seluruh hasil monitoring akan ditindaklanjuti secara sistematis agar tidak menjadi hambatan dalam pencapaian target PBB P2.
.jpeg)
“Melalui kegiatan ini, kita dapat memetakan secara langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Semua temuan akan segera kami tindak lanjuti, agar target capaian PBB P2 dapat terpenuhi sesuai yang direncanakan,” ujarnya..
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pemungutan pajak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai wajib pajak.
Seluruh temuan dari monitoring ini akan dituangkan dalam Laporan Monitoring dan Evaluasi (Monev) PBB P2, yang menjadi acuan bagi Bapenda Solok dalam mengambil langkah-langkah perbaikan dan penyelesaian masalah di tingkat nagari, ujarnya.
Dengan komitmen bersama, Bapenda optimis bahwa penerimaan dari sektor PBB P2 akan semakin meningkat dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah, pungkas Kabid.*******