Arosuka, Bapenda - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Solok berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi secara maksimal melalui program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Program ini hadir untuk menciptakan tata kelola Pendapatn Asli Daerah (PAD) yang lebih modern, transparan, dan efisien guna mendukung pembangunan berkelanjutan, kata Kepala Bapenda, Hendriyanto, SE, diruang kerjanya, Kamis, 2 April 2026.
Henriyanto menambahkan, digitalisasi tidak hanya menjadi tren, tetapi juga kebutuhan yang mendesak untuk mendukung pelayanan publik yang lebih baik.
Dengan digitalisasi Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Retribusi Daerah, dan layanan lainnya kini dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan nyaman melalui sistem digital, ujar Kaban.
Tidak perlu antre panjang; semua bisa dilakukan di ujung jari kita masing masing, tambah Kaban.
Pranata Komputer Ahli Pertama Bapenda, Ali Yunda Noferma, S.Kom, M.Eng, menambahkan, digitalisasi mendukung pengelolaan Pendapatan AsliĀ Daerah yang lebih akuntabel.
Risiko kebocoran anggaran dapat diminimalkan dengan sistem pembayaran elektronik yang terintegrasi, pungkasnya. red